Greenpeace: Peternakan Sapi Perah Merusak Hutan Indonesia

Greenpeace Selandia Baru telah melaporkan bahwa industri susu telah memicu penebangan hutan di Indonesia dan Malaysia dengan memberi inti kelapa sawit (PKE) untuk sapi perah.

Mereka memperkirakan bahwa satu perusahaan susu Selandia Baru saja bertanggung jawab atas 364.000 ton gas rumah kaca karena makanan PKE serta tambahan emisi dari sapi itu sendiri. Perkebunan kelapa sawit di Indonesia juga diketahui menyediakan PKE untuk sapi domestik.

Selain itu, penggembalaan ternak dan menanam pakan ternak telah menimbulkan kerusakan bagi hutan hujan di Amazon, Greenpeace Selandia Baru menjelaskan dalam laporannya bahwa PKE untuk pakan ternak adalah satu dari tiga penggunaan minyak sawit.

Sumber: http://www.greenpeace.org/new-zealand/press/releases/greenpeace-takes-further-actio

Gambar: http://www.greenpeace.gen.nz/media/main.php/v/press/new-plymouth

Videonya:
http://www.suprememastertv.com/bbs/tb.php/sos_ina/1184

Aktivis Greenpeace menulis "Climate Crime" pada Kapal Ikan Juara dari Indonesia


 

ZK7V4073.jpg

Greenpeace has renewed its call for John Key and dairy giant Fonterra to stop the import of palm based animal feed because of its devastating climate impact, by painting a large slogan reading ÒFonterra climate crimeÓ on a shipment in the Port of Taranaki. TodayÕs protest on the 177 metre Ikan Juana, from Indonesia, follows last monthÕs 12-hour blockade of a shipment carrying palm kernel expeller (PKE) by Greenpeace activists at the Port of Tauranga. The PKE was destined for Fonterra dairy farms. Nigel Marple/Greenpeace
 

ZK7V4041.jpg


 
ZK7V4102.jpg

 
ZK7V4032.jpg

 

 
Download Buku - Gratis
Download Gratis Buku Pemanasan Global Download Gratis Buku Perubahan Iklim Download Gratis Buku Gaya Hidup Hijau Download Gratis Buku Cinta Kasih

http://www.perubahaniklim.net